Category Archives: Kesehatan

Bagaimana Caranya agar Lari Tidak Capek?

Sebenarnya, semua aktivitas fisik berpotensi sebabkan rasa capek, bahkan untuk jenis aktivitas fisik tertentu bisa sebabkan capek berlebih dan membuat otot pegal dan kaku. Misalnya melakukan pekerjaan fisik berat berulang ulang dalam jangka waktu lama dengan istirahat yang minim.

Hal ini akan membuat badan lebih mudah capek.  Aktivitas fisik yang dilakukan secara dadakan, juga bisa jadi penyebab rasa capek. Misalnya anda tidak terbiasa lari, namun terpaksa harus lari jarak jauh. Ini akan menyebabkan otot kaget, kaki pegal dan anda merasa begitu capek.

Ngomong ngomong soal lari,  berikut ini tips yang bisa anda lakukan agar tidak capek ketika melakukanya.

Bagaimana Sih Cara agar Lari Tidak Capek?

Hampir semua olahraga menguras energi, efeknya, bisa membuat badan pegal dan capek. Salah satu olahraga yang bisa memicu capek cepat dan berlebih, adalah olahraga lari. Apalagi jika lari dengan jarak jauh dan tidak biasa melakukanya, maka otot otot akan berkontraksi cepat dan tegang, membuat kaki dan sekujur badan pegal capek, nafas jadi terengah engah.

Namun, bagi yang sudah profesional seperti atlet lari, hal ini adalah biasa. Mereka bukan tidak merasa lelah tapi sudah mengetahui cara agar lari tidak capek dengan menerapkan pola dan teknik tertentu.

Nah, bagi anda yang ingin berolahraga lari agar tidak capek, sebaiknya ikuti cara berikut ini. Cara ini setidaknya bisa meminimalisir dari rasa capek berlebih akibat lari.

Tips dan Cara Agar Lari Tidak Capek

Berikut ini beberapa hal yang bisa anda lakukan agar lari tidak capek. Lebih tepatnya, meminimalisir rasa capek. Sehingga tidak terlalu menguras tenaga anda.

  1. Latihan Lebih Dulu

Jika anda baru mengikuti lomba olahraga lari misalnya, anda sebaiknya berlatih sebelum pertandingan dimulai. Cobalah melakukan latihan fisik, berlari kecil kecilan di komplek rumah anda. Lakukan step by step, misalnya hari ini anda coba latihan  lari untuk jarak dekat. Keesokan harinya berlatih untuk jarak menengah dan begitu seterusnya sampai otot otot anda terlatih. Cara ini bisa membuat otot tidak kaget saat berlari hingga rasa capek bisa dihindari.

  1. Minum Suplemen

Cara kedua agar lari tidak capek, minumlah suplemen penambah energi. Ini akan mengurangi rasa capek saat dan setelah melakukan aktivitas lari. Pilih suplemen yang aman, sesuai anjuran dokter. Tidak disarankan mengkonsumsi secara berlebihan karena mengandung kimia dan efek samping. Anda bisa juga mencoba suplemen herbal yang kini banyak dijual dipasar. Suplemen herbal seperti jamu tradisional lebih aman tanpa efek samping. Karena biasanya dibuat dari ramuan ramuan alami. Selain bisa menambah energi sehingga tidak mudah capek saat lari, suplemen herbal juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh, asalkan dikonsumsi sesuai aturan.

  1. Makan yang Bergizi 

Cara agar lari tidak capek berikutnya adalah makan makanan bergizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan tubuh. Konsumsilah makanan empat sehat lima sempurna. Daging, buah dan sayur dengan porsi yang tepat. Selain bisa menghasilkan energi, makanan makanan ini juga sangat dibutuhkan tubuh. Membantu menyehatkan badan sehingga kondisi tubuh lebih sehat.

  1. Gunakan Teknik Lari yang Tepat

Cara selanjutnya agar lari tidak capek adalah gunakan teknik lari dengan tepat. Anda bisa minta guru olahraga mengajar, atau belajar di internet dan buku tentang teknik lari yang benar.

Misalnya, ketika mulai lari, jangan langsung berlari kencang, agar tenaga tidak langsung terkuras. Cobalah mulai dengan pemanasan, kemudian lari lari kecil. Hal ini agar otot tidak kaget. Otot kaget bisa menyebabkan badan terasa pegal bahkan kram kaki. Apalagi jika anda tidak terbiasa lari. Maka dari itu, perhatikan teknik lari yang benar. Atur juga pernapasan anda.

Nah itulah tadi, tips dan cara lari agar tidak capek. Sebetulnya semua aktivitas fisik yang dilakukan, akan berpotensi sebabkan rasa capek, termasuk lari. Namun anda bisa meminimalisir rasa letih dengan cara cara diatas. Apapun tips yang dicoba, sebelumnya anda harus memastikan bahwa kondisi tubuh anda dalam keadaan sehat dan prima. Dengan kondisi tubuh fit, semua aktivitas akan bisa dilakukan dengan lancar.

Untuk mendapatkan kondisi tubuh fit, pola pola hidup sehat harus diterapkan setiap hari. Semoga bermanfaat. Jika setelah kamu merasa pegal dan kelelahan setelah berlari, kamu bisa memesan jasa Pijat panggilan bekasi agar tubuh kamu menjadi segar kembali dan lebih rileks.

Ingin Tahu Lebih Tentang Gejala Hamil Muda? Simak Selengkapnya Disini

 

Hamil merupakan salah satu fenomena yang membuat pasangan suami istri akan merasa sangat bahagia. Kehadiran anak tentu dapat membuat keluarga menjadi lebih harmonis. Selain itu dengan hadirnya seorang anak kan membuat keluarga terasa lebih lengkap. Berikut adalah gejala hamil muda yang biasa terjadi pada ibu hamil.

Gejala Saat Hamil Muda yang Bisa Dirasakan Oleh Ibu Hamil

  1. Muntah

Gejala ini sering kali dijadikan penanda seorang wanita mengalami kehamil. Ibu hamil akan merasa mual hingga membuatnya muntah. Gejala ini cukup umum sehingga ibu hamil tidak perlu khawatir. Namun anda harus tetap menjaga diri agar tidak mengalami dehidrasi karena dehidrasi sangat tidak baik dan dapat berujung fatal jika tidak ditangani.

  1. Nafsu Makan Berkurang

Akibat rasa mual yang muncul, maka nafsu makan ibu hamil akan berkurang. Gejala ini juga merupakan gejala yang umum terjadi. Jika anda mengalaminya maka anda dapat mengatasi hal tersebut dengan mencoba membangkitkan nafsu makan menggunakan makanan favorit anda.

  1. Sensitif Pada Bau Tertentu

Masih berkaitan dengan rasa mual, gejala yang satu ini bisa jadi pemicunya. Bau yang terlalu menyengat dapat membuat ibu hamil ingin muntah. Oleh karena itu lebih baik ibu hamil menghindar dari bau yang menyengat, misalnya durian atau parfum.

Demikianlah 3 gejala yang muncul di awal kehamilan seorang ibu hamil. Gejala gejala tersebut dapat menjadi indikator penting bagi anda. Jika anda merasakan gejala tersebut muncul maka anda dapat mulai mengeceknya dengan testpack atau menghubungi dokter.

 

Kenali Berbagai Penyebab Nyeri Perut Kanan Bawah

Berikut ini penyebab nyeri perut kanan bawah yang bisa kamu jadikan referensi untuk mengetahui dan pencegahannya.

Penyebab Nyeri Perut Kanan Bawah

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih bisa terjadi di saluran kemih, yaitu dari ginjal, ureter, kandung kemih, sampai ke saluran kemih  bawah (uretra). Ini  ditandai terasa nyeri ketika buang air kecil, keluar nanah atau bau di urine, dan  juga menjadi lebih sering buang air kecil. Biasanya mengatasinya dengan obat antibiotik untuk bunuh bakteri yang menginfeksi.

Penyakit radang usus

Radang usus (inflammatory bowel disease) adalah penyakit berbahaya. karena radang usus bisa tingkatkan risiko  kanker usus besar. Penyakit ini ditandai nyeri perut  disertai diare parah, buang air besar berdarah, demam, serta berat badan turun drastis. Menerapkan pola hidup sehat menjadi solusi. Namun juga disertai resep dokter.

Radang usus buntu

Nyeri perut kanan bawah akibat radang usus buntu (appendicitis) sering kali dimulai  dengan nyeri di sekitar pusar, kemudian berpindah ke kanan bawah dan bertahan disitu. Radang usus buntu juga bisa disertai gejala  seperti demam, mual, ataupun muntah. Penyakit ini biasanya perlu operasi usus buntu.

Batu Saluran Kemih

Batu saluran kemih bisa terbentuk dari endapan mineral pada ginjal. Rasa nyeri  baru dirasakan ketika batu dibawa urine ke saluran kemih. Rasa nyeri terasa dari punggung dan perut bagian samping di bawah tulang rusuk, sampai ke perut  bawah serta pangkal paha.

Sindrom iritasi usus

Sindrom iritasi usus (irritable bowel syndrome) adalah kumpulan gejala yang munculnya akibat pergerakan usus secara berlebih. Juga gangguan di saraf usus. gejalanya kram perut, kembung, diare atau sembelit, sampai dengan keluarnya lendir ketika buang air besar.

Penyebab Nyeri Perut Kanan Bawah pada Wanita

Bagi wanita penyebab nyeri perut kanan bawah disebabkan beberapa hal berikut ;

Kram menstruasi

kram menstruasi (dysmenorrhea) bisa terjadi sebelum atau saat periode haid.  Kram paling sering dirasakan di perut bawah, baik di sisi kanan dan di sisi kiri.

Endometriosis

Endometriosis terjadi saat lapisan di rahim terbentuk di luar rahim. Endometriosis bisa picu gejala nyeri ketika berhubungan seksual, dan ketika pendarahan diluar periode haid maupun saat buang air kecil.

Kista ovarium

Kista ovarium merupakan kantung isinya cairan  di dalam indung telur. Kista yang besar, terutama apabila pecah, bisa sebabkan menyebabkan gejala nyeri  parah di perut bagian bawah.

Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik atau hamil di luar rahim terjadi jika buah kehamilan tertanam di saluran indung telur (tuba Fallopi). Jika

buah kehamilan tambah besar, saluran indung telur bisa pecah. Sebabkan nyeri perut kanan bawah, juga sebabkan syok dan perdarahan dari kemaluan.

Hamil ektopik diatasi dengan operasi atau juga obat obatan. Tapi jika saluran indung terlanjur pecah dan sebabkan pendarahan. Biasanya dokter segera anjurkan operasi sebab masuk kategori gawat darurat.

Nah itulah tadi penyebab nyeri perut kanan bawah. Selain disebabkan karena beberapa hal diatas, nyeri perut bawah juga disebabkan menumpuknya kotoran didalam usus besar. Apabila merasakan gejala nyeri di perut kanan bawah. Segera periksakan ke dokter, dokter akan memberikan penanganan yang tepat dan memberikan rekomendasi obat penghilang nyeri terbaik.